Sambas, Polda Kalbar – Polres Sambas melalui Polsek Semparuk merespons cepat laporan terkait peristiwa kebakaran hebat yang menghanguskan satu unit mobil di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Insiden tersebut menimpa sebuah mobil Toyota Calya berwarna hitam. Peristiwa ini terjadi di SPBU 64.794.06 PT. Miftah Rizqi Rahman yang beralamat di Jalan Raya Dusun Simpuan, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, pada Kamis (4/6/2026) sekira pukul 19.45 WIB.
Diketahui kejadian bermula saat mobil yang dikendarai oleh seseorang berinisial PP tengah melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di nozel 2 SPBU tersebut. Tetapi pada saat pertengahan pengisian, suasana mendadak mencekam setelah terdengar suara ledakan yang bersumber dari dalam kabin kendaraan. Terkejut dengan bunyi ledakan itu, pengemudi yang semula berada di dalam mobil langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri dari kobaran api yang mulai muncul.
Melihat situasi darurat tersebut, dua orang yang berada di lokasi, yakni kedua orang tersebut yang berinisial P dan LP, bertindak cepat mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api. Keduanya juga berupaya keras mendorong mobil tersebut agar menjauh dari dispenser pengisian BBM demi mencegah ledakan susulan yang lebih besar. Sayangnya, upaya pemindahan kendaraan tidak berhasil lantaran kobaran api dari dalam mobil dengan sangat cepat membesar dan mengubur seluruh badan kendaraan.
Tidak lama setelah situasi memburuk, bala bantuan dari sejumlah unit pemadam kebakaran (Damkar) asal Kecamatan Semparuk, Kecamatan Pemangkat, dan Kecamatan Tebas tiba di lokasi kejadian. Bersama personel kepolisian dan warga sekitar, tim gabungan bergotong-royong menjinakkan si jago merah. Berkat sinergi dan respons cepat dari seluruh pihak di lapangan, amukan api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 20.30 WIB.
Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih Wiyono, membenarkan adanya insiden gangguan kamtibmas tersebut dan memastikan pihak kepolisian telah mengambil tindakan penanganan secara intensif. Personel Polsek Semparuk telah mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa pelapor maupun saksi-saksi guna kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.
"Penyebab pasti munculnya api saat ini masih dalam proses penyelidikan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun pengendara mobil dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian tangan serta kaki. Akibat insiden ini, satu unit mobil hangus terbakar, display dan sensor dispenser pengisian BBM mengalami kerusakan berat, serta sebagian struktur bangunan SPBU turut terdampak jilatan api," jelas AKP Sadoko Kasih Wiyono.
Sementara itu, pihak Polsek Semparuk saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Satreskrim Polres Sambas guna melakukan penyelidikan mendalam di TKP.
Polres Sambas mengimbau kepada seluruh pengelola SPBU, operator, serta masyarakat pengendara untuk selalu mengecek kelaikan kendaraan secara berkala, mematuhi standar operasional prosedur pengisian bahan bakar, serta tetap meningkatkan kewaspadaan yang tinggi saat melakukan pengisian BBM demi mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.
Humas Polres Sambas
Sosial Media